Riefismi's Blog
Just another WordPress.com weblog

♥♥♥ UNGKAPAN CINTAKU UNTUK KEKASIH TERCINTA ♥♥♥


Bumi Allah, 24 Desember 2009.

Bismillaahir rohmanir rohiim.
Assalamu’alaykum warohmatullaahi wa barokaatu.

Saudara-saudariku yang juga Jean cintai karena Allah…

Jean harap engkau berkenan meluangkan sejenak waktu untuk membaca (UNGKAPAN) rasa cinta teruntuk kekasihku tercinta…

Beliau adalah penutup para Rasul dan puncak dari kesalehan. Beliau telah sampai ke langit melalui bumi, dan mendapatkan dunia karena akhirat. Beliau sederhana dalam keagungannya, dan ringan dalam kharismanya.

Tidaklah seseorang melihatnya, kecuali dia akan mencintainya. Tidaklah seseorang berada bersamanya, kecuali dia akan merasa lapang.

Argumentasinya adalah Al-Qur’an. Kiblatnya adalah Ka’bah. Agamanya adalah dienul yang lapang. Manhajnya adalah manhaj yang moderat. Dakwahnya adalah tauhid.

Beliau datang untuk membuang semua beban dan belenggu-belenggu yang ada pada manusia. Beliau di utus untuk menghancurkan berhala dan arca-arca. Beliau di utus untuk semesta, dan penolakan kaum kafir padanya menjadi kerugian bagi mereka.

Beliau berteriak di “kuping” dunia, maka hancurlah tiang-tiang kezhaliman karena seruannya, dan runtuhlah bangunan-bangunan angkara karenanya. Sebab seruannya hidup dalam kefakiran, dan senantiasa menghiasi hidupnya dengan kesabaran, tawadhu’, dan ketabahan.

Maka benderanglah perjalanan hidupnya kesesatan dunia dan kehinaannya. Saat hidup dalam kecukupan, beliau bersyukur kepada Allah ta’ala. Beliau sangat pengasih kepada semua makhluk Allah. Beliau ajarkan pada manusia sifat murah hati dan pengorbanan.

Jika beliau berdamai, maka didapatkan dirinya lebih halus dari angin sepoi basah, lebih ringan dari sutra, dan lebih basah dari hujan gerimis. Ketika para jamaah bertawaf mengelilingi Ka’bah, hati mereka turut memuji kebesarannya, dan ruh-ruh mereka turut ber-sa’i di medan keutamaannya.

Beliau berperang untuk mencabut kerusakan sampai ke akar-akarnya, mengikis semua benteng kesesatan, menundukkan semua kebathilan, mengubur kekafiran di dunia kuburan yang dilupakan.

^_^,


Muhammad, nama yang demikian dicinta dalam kalbuku. Aku berdoa kepada Allah, semoga kecintaanku padanya bukan hanya mengaku-ngaku saja. Aku mencintainya dan mencintai siapa saja yang mencintainya. Aku mencintai orang yang senantiasa menyebutnya dan mengikutinya. Aku mencintai lafazh-lafazh, kaliamt-kalimat, dan pembicaraannya. Aku mencintai masjid, mushalla, dan mihrabnya. Aku mencintai siwak, pakaian, dan tongkatnya.

Aku mencintai pedang, mimbar, dan mangkuk besarnya. Aku mencintai keluarga, kerabat, dan sahabat-sahabatnya. Aku mencintai ridha, kemarahan, tidur, dan bangkitnya. Aku mencintainya saat beliau di rumah, amupun diperjalanannya.

Tak ada yang berhak merengkuh cintaku kecuali dia. Tak ada yang memenuhi kalbuku selain dia. Tak ada yang mampu membangkitkan emosiku selain dirinya. Tak ada karunia yang lebih besar bagiku lebih dari karunianya. Tak ada peran besar bagi orang lain di leherku kecuali perannya.

Dengannya Rabb-ku memberikan hidayah. Darinya Rabb-ku memberi pelajaran padaku. Dengannya aku menjalani suri teladan. Aku shalat dan aku berusaha menjadikan sholatku sesuai dengan sholatnya.

Sebab beliau bersabda, “Sholatlah kalian sebagaimana kalian melihatku sholat.” (HR Bukhari). Aku melaksanakan ibadah haji dan aku berusaha sekuat mungkin untuk mengikuti jejak hajinya. Sebab kekasihku bersabda, “Ambilah manasik-manasik hajimu dariku.” (HR. Muslim, Ahmad, dan Abu Dawud).

Aku hidup sementara perjalanan hidupnya terbentang lebar di depan mata, dan dalam lubuk hatiku. Sebab Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat, dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab : 21.)

Subhanallah, Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad, wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa shollayta ‘alaa ibroohiim, wa ‘alaa aali ibroohiim. Innaka hamidum majiid. Allaahumma baarik ‘alaa Muhammad, wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa baarokta ‘alaa ibroohiim, wa ‘alaa aali ibroohiim. Innaka hamiidum majiid.

Billaahi taufiq wal hidayah,
Wassalamu’alaykum wr.wb.
~Jeanny Dive~

NOTE :

♥Saudara-saudariku tersayang rahimakumullah, semoga ungkapan CINTA teruntuk kekasihku yang sesungguhnya kekasih kita semua ini, dapat kiranya menjadi kenang-kenangan di saat kita harus kembali berpisah sejenak, karena mulai hari ini kami akan kembali (lebih sibuk) dalam rangka melaksanakan program “Sterilisasi Aklidah” yang insyaAllah diperuntukkan bagi saudara-saudari Broadcaster kita di daerah ini.

♥Di samping itu, guna “menyerbu” kebiasaan TOLERANSI yang salah dan cenderung di anggap biasa oleh kebanyakan hamba Allah di sini, yakni TIDAK ADA LAGI ucapan-ucapan Natal atau Tahun Baru sebagaimana (afwan) bodohnya kebanyakan media yang mengudarakan, menayangkan, dan atau menuliskan sesuatu yang sebenarnya merupakan “Pengakuan atau Ucapan Sesat”, dan mereka anggap atau klaim sebagai Toleransi. Naudzubillahi min Dzaliq.

♥Apabila saudara-saudariku berminat membuat link atau meng-copy tulisan ini, tafadhol, barokah insyaAllah. Tak ada Royalty-royalti-an, Hak Cipta Hanya Milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sementara untuk link, silakan copy alamat ini :

Penulisan ini adalah dari seorang sahabat dari Indonesia Jeanny Dive…….semoga kita dapat memanfaatkan segala ilmu Allah yang ada…..insyaallah

http://www.facebook.com/note.php?note_id=217193629915

No Responses to “♥♥♥ UNGKAPAN CINTAKU UNTUK KEKASIH TERCINTA ♥♥♥”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: