Riefismi's Blog
Just another WordPress.com weblog

Jimat Dari Ayat-Ayat Al-Qur’an (bah.1)


RMADB 5 :

JIMAT DARI AYAT-AYAT AL-QUR’AN

RUBRIK M.A.D. BERBAGI (Seri 5)

Materi Pertanyaan : Jimat Dari Ayat-Ayat Al-Qur’an
Pengirim : Akhi Taufik Hidayat Rahimakallah
Bersama : Mujahidah Jeanny Dive rahimakillah
Posting & Desain by : M.A.D. Team
Tanggal Posting : 27 Desember 2009.


Pertanyaan :Bagaimana pandangan para ulama menganai membawa jimat yang tersusun dari beberapa ayat Al-Qur’an al-Karim dengan maksud untuk dapat menyembuhkan dari beberapa penyakit atau sebagai penjaga dari bala? Orang-orang yang mendukung pendapat ini berdalil dengan ayat Al-Qur’an al-Karim yang mengatakan, “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi obat penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Isra’: 82)

Bismillahir rohmanir rohiim
Assalamu’alaykum warohmatullahi wa barokaatu

Saudara-saudariku tersayang yang selalu ANTI terhadap segala sesuatu yang BATHIL, rahimakumullaah…

Al-Qur’an al-Karim datang sebagai petunjuk ke arah jalan kebenaran dan kebajikan, pemandu menuju pintu kebahagiaan dan kemenangan di dunia dan di akhirat. Oleh karena itu, Allah swt berfirman,

Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan. Dengan Kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap-gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizing-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. (QS. Al-An’am 15-16)


Tujuan asli dari di turunkannya Al-Qur’an bukanlah supaya manusia menjadikannya sebagai hizib atau jimat kesembuhan tanpa mengamalkan dan menerapkannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Karena, Allah-lah Zat yang menciptakan penyakit maka Dia juga yang menciptakan penawarnya. Telah di ceritakan bahwa Rasulullah saw melihat salah seorang sahabatnya sakit, kemudian beliau mengirimkannya ke tabib untuk diobati. Sebagian sahabat berkata, “Anda mengatakan demikian, ya Rasulullah?” Rasulullah saw menjawab, “Ya, karena sesungguhnya Allah swt tidaklah menurunkan suatu penyakit kecuali Dia juga menurunkan obatnya.”
Bukanlah termasuk dari dienul, seseorang menuliskan ayat-ayat Al-Qur’an al-Karim dengan tinta tertentu, pada wadah tertentu, dan kemudian membasuhnya dan menjadikannya sebagai obat. Karena, yang demikian keluar dari dien dan tujuan dasar dari diturunkannya Al-Qur’am al-Karim. Yaitu sebagai metoda yang lurus, yang sekiranya manusia menerapkannya dan berpegang teguh kepadanya maka mereka akan bahagia di dunia dan di akhirat.

Jika dari sebagian imam telah meriwayatkan tentang dibolehkannya menggantung asma Allah atau ayat-ayat Al-Qur’an pada leher seseorang dengan maksud ber-tabarruk dengannya, maka perlu diketahui bahwa kebanyakan imam tidak meriwayatkan yang demikian. Mereka berdalil dengan sebuah hadits yang mengatakan, “Barangsiapa yang menggantungkan sesuatu maka dia telah bertawakal kepadanya.” Diriwayatkan bahwa Ibn Mas’ud telah melihat ada jimat yang menempel pada badan istrinya, maka dia menariknya dengan paksa dan merobek-robeknya, sambil berkata, “Sesungguhnya keluarga Ibn Mas’ud tidak butuh kepada tindakan syirik.” Kemudian Ibn Mas’ud berkata, “ Sesungguhnya jimat, mantera, dan jampi itu adalah syirik.” Orang bertanya kepadanya, “Apakah yang dimaksud dengan taulah (jampi)?” Ibn Mas’ud menjawab, “Jimat yang digunakan oleh seorang istri agar dicintai oleh suaminya.”

Mereka juga meriwayatkan sebuah hadits yang mengatakan, “Barangsiapa yang menggantungkan jimat maka Allah tidak akan menyempurnakan kesehatannya, dan barangsiapa yang meletakkan wad’ah (jimat) maka Allah tidak akan menjadikan rasa aman di hatinya.”

Imam Qurthubi mengatakan, “ini semua peringatan akan apa yang dilakukan oleh orang-orang jahiliyah, dengan menggantungkan jimat dan penangkal. Mereka menyangka bahwa hal itu akan menjaga dan memelihara mereka dari bala dan bencana. Padahal hanya Allah yang menolak dan menghindarkan bencana. Hanya Allah yang menurunkan kesembuhan dan bencana. Tidak ada sekutu baginya. Rasulullah saw melarang mereka melakukan apa yang telah mereka lakukan pada masa jahiliyah mereka.”

Adapun firman Allah yang mengatakan, “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi obat penawar dan rahmat bagi orang-orang beriman,” secara lahiriah yang dapat kita pahami – hanya Allah yang mengetahui maksudnya – adalah bahwa Al-Qur’an menjadi obat penawar bagi hati, menghilangkan kebodohan dan keraguan yang ada dalam hati, dengan cara menyingkap penutup yang menghalangi hati dan memberikan petunjuk kepada jalan yang lurus.

Masalah ini merupakan tempat terjadinya perselisihan yang cukup panjang di antara ulama. Sebagian dari mereka berpegang kepada apa yang telah diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim tentang bolehnya menggunakan jimat Al-Qur’an. Namun dapat dibedakan antara jimat ayat-ayat Al-Qur’an yang dibaca sebagai wirid, dengan jimat (isim-isim) ayat Al-Qur’an yang hanya di tuliskan dan digantungkan. Namun yang paling selamat adalah menjauhi hal demikian, supaya seseorang keluar dari segala bentuk syubhat dan keraguan. Bagi orang yang berakal hendaknya mereka mengobati penyakitnya dengan obat, sebagaimana petunjuk Allah. Allah swt berfirman, “Dialah yang mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.”(QS. Al-‘Alaq: 5).

Duhai saudara-saudariku tercinta rahimakumullah…

Untuk itu Jean menghimbau kepada kita semua agar senantiasa mencermati dengan keimanan dan kecerdasan, segala sesuatu yang selama ini dikumandangkan oleh berbagai media. Jangan mentang-mentang orang yang menyampaikan perihal bathil itu (mungkin) sangat terkenal, atau lantaran ia menggunakan sorban, berjanggut, atau bahkan dia mencirikan seseorang yang sangat Islami sekali pun. Namun apabila apa yang ditawarkan sebenarnya BATHIL, maka sebagaimana penjelasan di atas, sebaiknya acuhkan dan tinggalkan dia dengan segera…


Billaahi taufiq wal hidayah,
Wassalamu’alaykum wr.wb.


dari sahabat fb ku :
~Jeanny Dive~

No Responses to “Jimat Dari Ayat-Ayat Al-Qur’an (bah.1)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: